Live info Sumsel – Muara enim Gelumbang 3-12-2024
Aksi kekerasan kepada wartawan dan lembaga saat di TKP kebakaran gudang BBM ilegal di karang Endah selatan tepat nya di gang sentosa pada Minggu 1 Desember 2024 kemarin sekitar pukul 15,00 wib lalu. berbuntut panjang.
Terkonfirmasi awak media, korban bernama Rusmin bin saidi, didampingi Kuasa hukumnya Tabrani SH melaporkan ke jadian tersebut ke mapolsek Gelumbang.dengan nomor LP / B / 155 /XII / SPKT / Polsek Gelumbang /polres muara enim / polda sumatra selatan, pada 02/12/2024 sekira pukul 23,00 wib. dengan dugaan penganiayan ringan pasal 352 KUHP.
korban rusmin bin saidi di diketahui selaku ketua lembaga LIPERNAS PD MUARA ENIM , pada saat itu bersama pimpinan media sultan mudaTV, Lea Candra. dan 2 rekan sesama media lainnya, yang mengaku telah mengalami kejadian tindak kekerasan pada saat mereka berdua hendak liputan kebakaran gudang BBM ilegal,
menurut keterangan saksi kejadian (IN dan fir) pelaku bernama AG warga karang endah selatan, yang diduga kuat selaku penjaga gudang BBM ilegal tersebut.
Lanjut, kita melihat langsung, ” Pelaku mencengkram leher, sambil menarik baju korban, mendorong bahkan berkata kasar (kamu siapo kamu mau apa, wartawan tidak usah meliput disini pergi,pergi jangan diliput)ujar pelaku ” hingga Korban Rusmin mengalami luka gores didada sebelah kiri, akibat cengkraman dari pelaku AG , dan sudah di lakukan visum ke puskesmas Gelumban, terang lea candra.
Atas kejadian tersebut, Pelaku diduga telah melakukan penganiayaan dan telah menghalangi dan menghambat tugas jurnalis,
Merujuk pada bunyi Pasal 352 KUHP, pelaku terancam dan bisa dijerat, pidana penjara paling lama 3 (tiga) bulan atau pidana denda maksimal Rp4.500.000,00 (empat juta lima ratus rupiah). apa bila terbukti melanggar pasal 352 KHUP,
Sedangkan, sangsi menghalang – halangi tugas jurnalis, dapat diancam pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda paling banyak 500 juta rupiah, sesuai ketentuan, sebagaimana di atur dalam Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers,
Guna melengkapi pemberitaan, Awak media ini, mengkonfirmasi, Bapak Sorian selaku, kades Karang endah selatan, beliau membenarkan bahwa Inisial AG yang terlapor dalam surat LP tersebut adalah warga nya. namun soal keterlibatannya di Gudang yang terbakar itu saya tidak tahu, jelas kades melalui pesan Whaat aap.
Di jelaskan Korban, kami meminta kepada APH agar pelaku ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku, agar tidak ada lagi hal serupa terjadi kepada rekan rekan wartawan dan lembaga kedepan tegas nya(BW)